TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI PAUD
Minggu, 01 Juni 2014
Minggu, 25 Mei 2014
TUGAS 7
CERITA FABEL
Burung Hantu dan Belalang
Burung hantu selalu tidur di siang hari. Setelah
matahari terbenam, ketika cahaya merah memudar dari langit dan perlahan-lahan
bayangan naik dia menggeliat dan berkedip dari lubang pohon tua. Sekarang dia
berseru "hoo-hoo-hoo-oo-oo" bergema melalui kayu yang rimbun dan ia
mulai berburu serangga, kumbang, katak dan tikus sebagai makanan kesukaannya.
Saat ini ada seekor burung hantu
tua yang galak, terutama jika ada yang mengganggu saat ia tidur. Suatu sore
musim panas yang hangat saat ia tertidur jauh di dalam lubang pohon tua,
belalang di dekatnya mulai menyanyikan lagu gembira namun sangat menyesakkan
telinga. Burung hantu tua menengok dari lubang pohon yang digunakan sebagai
pintu dan jendela.
"Pergi dari sini, tuan,"
katanya kepada belalang tersebut.
"Apakah Anda tidak memiliki sopan santun? Anda setidaknya harus menghormati usia saya dan membiarkan saya tidur dengan tenang!"?? Tapi Belalang menjawab dengan kasar bahwa adalah juga haknya di tempat ini saat matahari bersinar sama di pohon tua. Lalu ia meneriakkan suara lebih keras dan lagu berisik yang menjadi-jadi.??Burung hantu tua yang bijak tahu benar bahwa tak ada gunanya berdebat dengan Belalang keras kepala ini. Selain itu, matanya semakin rabun untuk memungkinkan dirinya menghukum Belalang. Akhirnya dia melupakan semua kata keras dan kembali berbicara dengan sangat ramah kepadanya.
"Tuan yang baik hati,"
katanya, "jika saya harus tetap terjaga, saya akan datang untuk
menikmati nyanyian Anda. Tapi saat ini saya memiliki anggur lezat di sini,
kiriman dari Olympus, saya kira merupakan minuman Apollo sebelum ia menyanyi
untuk para dewa tinggi. Silahkan datang dan rasakan minuman lezat ini dengan
saya. Saya tahu itu akan membuat Anda bernyanyi seperti Apollo . "
Belalang bodoh itu terhanyut oleh
kata-kata sanjungan burung hantu. Akhirnya dia melompat ke sarang burung
hantu, begitu belalang cukup dekat dalam jangkauan penglihatan, ia menerkam
dan memakannya.??
Makna dari kisah ini : Pujian terkadang bukanlah bukti kagum yang sesungguhnya. Jangan biarkan pujian melambungkan Anda sehingga lengah melawan musuh |
Minggu, 18 Mei 2014
TUGAS TIK 5
MODEL
PEMBELAJARAN MELALUI MEDIA INTERNET
SISTEM PEMBELAJARAN BERBASIS INTERNET DALAM E-LEARNING
1. Web Course
Merupakan
penggunaan internet utk keperluan pembelajaran dimana bahan ajar,
diskusi,konsultasi, penugasan, latihan dan ujian melalui internet atau tidak
ada tatap muka dalam proses pembelajaran Seperti proses pendidikan jarak jauh
(distance Education); virtual university.
2. Web Centric
Course
Berbeda
dengan Web Course, Web Centric Course lebih menekankan pembelajaran dimanabahan
ajar, diskusi, konsultasi, penugasan, dan latihan melalui internet. Ujian, dan
sebagiankonsultasi, diskusi & latihan secara tatap muka persentase
tatap muka yang dilakukan dalamproses pembelajaran lebih kecil. Seperti
university off campus.
3. Web Enhanced
Course
Merupakan
penggunaan internet untuk keperluan pembelajaran dimana internet hanya
untukmendukung kegiatan pembelajaran secara tatap muka atau persentase tatap
muka yang dilakukandalam proses pembelajaran lebih besar.
POLA PEMANFAATAN EDUKASI NET
Pada dasarnya situs EdukasiNet dapat dimanfaatkan oleh
siapa saja dan dengan cara yang sangatbervariasi dan fleksibel, tergantung
kepada situasi dan kondisi sekolah dan guru yangbersangkutan. Namun demikian,
untuk membantu para guru dalam pemanfaatan situs ini,beberapa bentuk pola
pemanfaatan berikut dapat dilakukan.1. Pola pemanfaatan di Lab KomputerBagi
sekolah yang telah memiliki fasilitas laboratorium komputer yang tersambung ke
internet,dapat memanfaatkan situs ini di lab. Situs ini dapat diakses secara
bersama-sama dalam bentukklasikal ataupun individual di lab dengan bimbingan
guru.2. Pola pemanfaatan di KelasApabila sekolah belum memiliki lab komputer,
namun mempunyai sebuah LCD proyektor dansebuah komputer yang tersambung ke
internet, maka pemanfaatan situs ini dapat dilakukandengan cara presentasi di
depan kelas. Bahan belajar yang ada pada edukasi.net akan menjadibahan
pengayaan proses pembelajaran tatap muka di kelas, sesuai dengan topik yang
dibahas pada saat itu.
·
Peran Internet dalam Dunia Anak
Dunia anak adalah dunia yang paling menyenangkan.
Hampir setiap orangtua selalu memberikan yang terbaik bagi anak-anak mereka,
terutama kala mereka masih kanak-kanak karena masa anak-anak adalah masa yang
paling menentukan dalam proses pertumbuhan psikologis mereka di masa mendatang.
Dengan memberikan pendidikan yang tepat kepada anak maka akan dapat diperoleh
landasan yang kuat bagi masa depan anak-anak itu.
Media informasi internet merupakan salah satu media yang dapat digunakan untuk mendapatkan informasi yang tepat untuk menetapkan pendidikan yang sesuai bagi anak. Berikut ini beberapa situs Indonesia yang berhubungan dengan pendidikan anak:
a.e-SmartSchool.com Alamat Situs: http: //www.e-smartschool.com. Situs pendidikan anak yang menyajikan informasi-informasi yang bermanfaat bagi anak didik, mulai dari informasi Pengetahuan Komputer, Pengetahuan Umum, Cerita Anak/Dongeng, Pelajaran Sekolah, Konsul-tasi, Seputar Pendidikan, informasi untuk para orangtua, dan contoh-contoh hasil karya. Situs ini juga dilengkapi dengan keanggotaan, sehingga Anda atau anak Anda dapat memasuki member area dengan mendaftar terlebih dahulu sebagai member dan melakukan login. Tersedia juga bank soal untuk materi SD, SMP dan SMU. Karena tampilannya yang cukup menarik, situs ini telah mendapatkan penghargaan sebagai Situs Terbaik Periode 2004-2005 versi Komputer Aktif untuk kategori Pendidikan.
Media informasi internet merupakan salah satu media yang dapat digunakan untuk mendapatkan informasi yang tepat untuk menetapkan pendidikan yang sesuai bagi anak. Berikut ini beberapa situs Indonesia yang berhubungan dengan pendidikan anak:
a.e-SmartSchool.com Alamat Situs: http: //www.e-smartschool.com. Situs pendidikan anak yang menyajikan informasi-informasi yang bermanfaat bagi anak didik, mulai dari informasi Pengetahuan Komputer, Pengetahuan Umum, Cerita Anak/Dongeng, Pelajaran Sekolah, Konsul-tasi, Seputar Pendidikan, informasi untuk para orangtua, dan contoh-contoh hasil karya. Situs ini juga dilengkapi dengan keanggotaan, sehingga Anda atau anak Anda dapat memasuki member area dengan mendaftar terlebih dahulu sebagai member dan melakukan login. Tersedia juga bank soal untuk materi SD, SMP dan SMU. Karena tampilannya yang cukup menarik, situs ini telah mendapatkan penghargaan sebagai Situs Terbaik Periode 2004-2005 versi Komputer Aktif untuk kategori Pendidikan.
• Dampak Negatif dan Positif
Internet pada Prilaku dan Kehidupan Anak Usia Dini
a. Dampak Negatif
Anak mampu mengakses internet sesungguhnya merupakan
suatu awal yang baik bagi pengembangan wawasan anak. Sayangnya, anak juga
terancam dengan banyaknya informasi buruk yang membanjiri internet.
Aneka macam materi yang berdampak negatif pun bertebaran di internet. Misalnya:
pornografi, kebencian, rasisme, kejahatan, kekerasan, dan sejenisnya dijajakan
secara terbuka dan tanpa penghalang. Berita yang bersifat pelecehan seperti
pedafolia, dan pelecehan seksual pun mudah diakses oleh siapa pun.
Barang-barang seperti viagra, alkhol, narkoba banyak ditawarkan melalui
internet.
b. Dampak Positif
Internet dapat dimanfaatkan untuk memupuk semangat
belajar secara mandiri pada anak, misalnya dengan memanfaatkan software yang
menarik untuk menggugah minat anak belajar. Isi atau materi pelajaran yang
menarik diharapkan dapat menciptakan suasana belajar yang penuh dengan
kegembiraan. Sekaligus menghindarkan anak dari rasa tertekan saat belajar
karena menganggap pelajaran sulit dan menakutkan, dan sebagainya.
• Pengawasan penggunaan Internet
pada Anak Usia Dini
Selain pendidik, keterlibatan orang tua dalam
mengawasi penggunaan internet merupakan poin penting bagi perkembangan anak.
Dengan adanya pengawasan dari orang tua anak dapat lebih terbimbing ke arah
yang lebih positif, diantaranya :
1. Jangan Melarang.
2. Memberi Pengertian.
3. Menjadi Gerbang Teknologi.
4. Mengakomodasi kesenangan anak.
5. Letakkan komputer di ruang umum.
6. Selalu memberikan bimbingan
keagamaan kepada anak.
7. Memotivasi anak untuk terus
belajar.
TUGAS TIK 4
MODEL PEMBELAJARAN DALAM MEDIA ELEKTRONIK
Pembelajaran merupakan suatu kegiatan melaksanakan kurikulum suatu lembaga pendidikan agar dapat mempengaruhi para siswa mencapai tujuan pendidikan yang telah
ditetapkan. Tujuan pendidikan pada dasarnya
mengantarkan para siswa menuju pada perubahan-perubahan tingkah laku baik
intelektual, moral, maupun sosial anak agar dapat
hidup mandiri sebagai individu dan mahluk sosial.
Dalam mencapai tujuan tersebut siswa
berinteraksi dengan lingkungan belajar yang diatur
guru melalui proses pembelajaran. Lingkungan belajar yang diatur oleh guru
mencakup tujuan pembelajaran, bahan pembelajaran, metodologi pembelajaran, dan
penilaian pembelajaran. Secara khusus terkait metodologi pembelajaran, aspek
ini terkait dengan dua hal yang saling menonjol yaitu metode dan media
pembelajaran. Media memiliki kedudukan yang sangat penting dalam mencapai
tujuan pembelajaran secara efektif. Media dalam proses pembelajaran dapat
mempertinggiproses belajar siswa dalam pembelajaran yang pada gilirannya
diharapkan dapat mempertinggi hasil belajar yang dicapainya. Berbagai
penelitian yang dilakukan terhadap penggunaan media dalam pembelajaran sampai
pada kesimpulan, bahwa proses dan hasil belajar pada siswa menunjukkan
perbedaan yang signifikan antara pembelajaran tanpa media dengan pembelajaran
menggunakan media. Oleh karena itu penggunaan media pembelajaran sangat
dianjurkan untuk mempertinggi kualitas pembelajaran.
1.Media Visual
Media visual adalah media yang hanya
dapat dilihat. Jenis media visual ini nampaknya yang paling sering digunakan
oleh guru pada lembagapendidikan anak usia dini untuk membantu menyampaikan isi
dari tema pendidikan yang sedang dipelajari. Media visual terdiri atas media
yang dapat diproyeksikan (projected visual)dan media yang tidak dapat
diproyeksikan (non-projected visual).
Media visual yang diproyeksikan pada
dasarnya merupakan media yang menggunakan alat proyeksi (disebut proyektor) di
mana gambar atau tulisan akan nampak pada layar (screen). Media proyeksi ini
bisa berbentuk media proyeksi diam misalnya gambar diam
(still pictures) dan proyeksi gerak misalnya gambar
bergerak (motion pictures). Alat proyeksi tersebut membutuhkan aliran listrik dan
membutuhkan ruangan tertentu yang cukup memadai.
Jenis-jenis alat proyeksi yang biasa
digunakan untuk menyampaikan pesan pendidikan untuk anak usia dini antaranya:
OHP (overhead projection) dan slaid suara (soundslide). Pada lembaga PAUD yang
ada di daerah perkotaan yang memiliki kemampuan untuk mengadakan alat proyeksi
ini tentu sangat menguntungkan sebab pembelajaran bisa ditata lebih menarik
perhatian dibandingkan dengan media yang tidak diproyeksikan. Namun pada
umumnya lembaga PAUD di daerah-daerah tertentu, terutama di pedesaan, belum
memungkinkan untuk mengadakan media proyeksi ini sebab masih dianggap sangat mahal
harganya. Di samping itu diperlukan juga kemampuan-kemampuan khusus yang memadai
dari para guru untuk menggunakan dan memelihara alat proyeksi tersebut. Media
visual yang tidak diproyeksikan terdiri atas media gambar diam/mati, media
grafis, media model, dan media realia.
a. Gambar diam
atau gambar mati adalah gambar-gambar yang disajikan secara fotografik atau
seperti fotografik, misalnya gambar tentang manusia, binatang, tempat, atau
objek lainnya yang ada kaitannya dengan bahan/isi tema yang diajarkan. Gambar
diam ini ada yang sifatnya tunggal ada juga yang berseri yaitu berupa
sekumpulan VISUAL MEDIA AUDIO AUDIO- VISUAL, gambar diam
yang saling berhubungan satu dengan lainnya. Keuntungan yang bisa diperoleh
dengan menggunakan media gambar diam ini, diantaranya (1) media ini dapat
menerjemahkan ide/gagasan yang sifatnya abstrak menjadi lebih konkrit, (2)
banyak tersedia dalam buku-buku, majalah, surat kabar, kalender, dsb. (3) mudah
menggunakannya dan tidak memerlukan peralatan lain,(4) tidak mahal, bahkan
mungkin tanpa mengeluarkan biaya untuk pengadaannya, (5) dapat digunakan pada
setiap tahap kegiatan pendidikan dan semua tema. Ada beberapa kelemahan dari
media ini yaitu terkadang ukuran gambar terlalu kecil jika digunakan pada kelas
besar. Gambar diam juga merupakan media dua dimensi dan tidak bisa menimbulkan
gerak.
b. Media grafis
adalah media pandang dua dimensi (bukan fotografik) yang dirancang secara
khusus untuk mengkomunikasikan pesan-pesan pendidikan. Unsur-unsur yang
terdapat dalam media grafis ini adalah gambar dan tulisan. Media ini dapat
digunakan untuk mengungkapkan fakta atau gagasan melalui penggunaan kata-kata,
angka serta bentuk simbol (lambang). Bila Anda akan menggunakanmedia grafis ini
Anda harus memahami dan mengerti arti simbol-simbolnya, sehingga media ini akan
lebih efektif untuk menyajikan isi tema kepada anak. Karakteristik media ini
yaitu sederhana, dapat menarik perhatian, murah dan mudah disimpan dan dibawa.
Jenis-jenis media grafis ini diantaranya: grafik, bagan, diagram, poster,
kartun, dan komik.
c. Media model
adalah media tiga dimensi yang sering digunakan dalam kegiatan pendidikan untuk
anak usia dini, media ini merupakan tiruan dari beberapa objek nyata, seperti
objek yang terlalu besar, objek yangterlalu jauh, objek yang terlalu kecil,
objek yang terlalu mahal, objek yang jarang ditemukan, atau objek yang terlalu
rumit untuk dibawa ke dalam kelas dan sulit dipelajari wujud aslinya. Jenis-jenis
media model diantaranya: model padat (solid model), model penampang (cutaway
model), model susun (build-up model), model kerja (working model), mock-up dan
diorama. Masing-masing jenis model tersebut ukurannya mungkin persis sama,
mungkin juga lebih kecil atau lebih besar dengan objek sesungguhnya.
d. Media realia
merupakan alat bantu visual dalam pendidikan yang berfungsi memberikan
pengalaman langsung (direct experience)kepada anak. Realia ini merupakan model
dan objek nyata dari suatu benda, seperti mata uang, tumbuhan, binatang, dsb.
2. Media Audio
Media audio adalah media yang mengandung pesan dalam
bentuk auditif (hanya dapat didengar) yang dapat merangsang pikiran, perasaan,
perhatian, dan kemauan anak untuk
mempelajari isi tema. Contoh media audio yaitu program
kaset suara dan program radio.
Penggunaan media audio dalam kegiatan pendidikan untuk
anak usia dini pada umumnya
untuk melatih keterampilan yang berhubungan dengan
aspek-aspek keterampilan
mendengarkan. Dari sifatnya yang auditif, media
inimengandung kelemahan yang harus
diatasi dengan cara memanfaatkan media lainnya.
Terdapat beberapa pertimbangan yang harus diperhatikan apabila Anda akan menggunakan media audio untuk anak usia dini yaitu:
1. Media ini hanya akan mampu melayani secara baik mereka yang sudah memiliki kemampuan dalam berpikir abstrak. Sedangkan kita mengetahui bahwa anak usia dini masih berpikir konkrit, oleh karena itu penggunaan media audio bagi anak usia dini perlu dilakukan berbagai modifikasi disesuaikan dengan kemampuan anak.
2. Media ini memerlukan pemusatan perhatian yang lebih tinggi dibanding media lainnya, oleh karena itu jika akan menggunakan media audio untuk anak usia dini dibutuhkan teknik-teknik tertentu yang sesuai dengan kemampuan anak.
3. Karena sifatnya yang auditif, jika Anda ingin memperoleh hasil belajar yang yang dicapai anak lebih optimal, diperlukan juga pengalaman-pengalaman secara visual. Kontrol belajar bisa dilakukan melalui penguasaan perbendaharaan kata-kata, bahasa, dan susunan kalimat.
Terdapat beberapa pertimbangan yang harus diperhatikan apabila Anda akan menggunakan media audio untuk anak usia dini yaitu:
1. Media ini hanya akan mampu melayani secara baik mereka yang sudah memiliki kemampuan dalam berpikir abstrak. Sedangkan kita mengetahui bahwa anak usia dini masih berpikir konkrit, oleh karena itu penggunaan media audio bagi anak usia dini perlu dilakukan berbagai modifikasi disesuaikan dengan kemampuan anak.
2. Media ini memerlukan pemusatan perhatian yang lebih tinggi dibanding media lainnya, oleh karena itu jika akan menggunakan media audio untuk anak usia dini dibutuhkan teknik-teknik tertentu yang sesuai dengan kemampuan anak.
3. Karena sifatnya yang auditif, jika Anda ingin memperoleh hasil belajar yang yang dicapai anak lebih optimal, diperlukan juga pengalaman-pengalaman secara visual. Kontrol belajar bisa dilakukan melalui penguasaan perbendaharaan kata-kata, bahasa, dan susunan kalimat.
3. Media Audio-Visual
Sesuai dengan namanya, media ini merupakan kombinasi
dari media audio dan media visual atau biasa disebut media pandang-dengar.
Dengan menggunakan media audio-visual ini maka penyajian isi tema kepada anak
akan semakin lengkap dan optimal. Selain itu media ini dalam batas-batas
tertentu dapat juga menggantikan peran dan tugas guru. Dalam hal ini guru tidak
selalu berperan sebagai penyampai materi, karena penyajian materi bisa diganti
oleh media. Peran guru bisa beralih menjadi fasilitator belajar yaitu
memberikan kemudahan bagi anak untuk belajar. Contoh dari media audio visual
ini di antaranya program televisi/video pendidikan/instruksional, program slide
suara, dsb.
TUGAS TIK 3
MANFAAT INTERGASI
ICT BAGI PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
|
Komputer kini tengah menjadi salah
satu media pembelajaran alternatif untuk anak usia dini. Hal ini dapat
dilihat dari kian marak dan berkembangnya software-software dengan
program tertentu dalam bentuk CD interaktif untuk membantu pembelajaran anak
usia dini. CD interaktif yang ditawarkan pun sangat beragam jenisnya mulai
dari pembelajaran umum hingga pembelajaran yang sifatnya islami. Mulai dari pengenalan
huruf alphabet, angka-angka, warna, bentuk geometri dan lain-lain. Contoh
dari CD islami yaitu pengenalan huruf hijaiyah, sholat, wudhu dan lain-lain.
Metode yang ditampilkan oleh CD interaktif pun bermacam-macam, ada yang
menggunakan metode bernyanyi, bercerita, permainan atau bahkan kombinasi dari
beberapa metode dan tentunya dikemas secara interaktif sehingga terdapat
keterlibatan terhadap diri anak.Pembelajaran melalui CD interaktif yang
diterapkan pada anak usia dini tentunya dapat menstimulasi beberapa
kecerdasan. Misalnya kecerdasan kognitif yaitu dengan bertambahnya
pengetahuan anak dan kemampuan anak dalam memahami sesuatu. Kecerdasan
bahasa, yaitu dapat dilihat dari bertambahnya kosa kata anak. Hal lain yang
dapat dikembangkan dari pembelajaran melalui komputer bagi anak adalah
stimulasi bagi perkembangan antara kordinasi mata dengan ketepatan gerak
tangan. Secara tidak langsung pembelajaran melalui komputer juga menstimulasi
bagi perkembangan motorik halus anak khususnya daya rangsang pada anak agar
anak dapat melatih kemampuan berfikir untuk lebih kreatif, mengenal manfaat
teknologi terutama dalam penggunaan komputer.
Mengatasi keterbataasan
ruang, waktu dan daya indera dapat mendorong anak untuk belajar selain metode
verbalistis (dalam bentuk kata-kata tertulis atau lisan
belaka). Anak dapat mempunyai bekal kesiapan yang
pasti memasuki gerbang perguruan tinggi.
Pengetahuan yang
dibedah dari setumpuk buku, masih yang terlewat
yang dapat ditemukan dari bahan ajar lain yang
berserakan di dunia maya dalam bentuk kode-kode
digital. Belajar tatap muka dengan guru atau berdiskusi
dengan teman sebangku akan semakin terlengkapi dengan pembelajaran menggunakan multi media yang
bersifat statis atau interaktif.
Komputer dapat juga digunakan untuk mempermudah menunjukkan pengetahuan,mengganti simulasi yang berbahaya,memberi daya tarik yang lengkap menyentuh seluruh modalitas manusia lewat desain multimedia. Diantara manfaat yang dapat diperoleh adalah penggunaan perangkat lunak pendidikan seperti program-program pengetahuan dasar membaca, berhitung, sejarah, geografi, dan sebagainya. Tambahan pula, kini perangkat pendidikan ini kini juga diramu dengan unsur hiburan (entertainment) yang sesuai dengan materi, sehingga anak semakin suka. Dalam kaitan ini, komputer dalam proses belajar, akan melahirkan suasana yang menyenangkan bagi anak. Gambar-gambar dan suara yang muncul juga membuat anak tidak cepat bosan, sehingga dapat merangsang anak mengetahui lebih jauh lagi. Sisi baiknya, anak dapat menjadi lebih tekun dan terpicu untuk belajar berkonsentrasiSelain memiliki manfaat, komputer juga menyimpan mudhorot. Kemunculan teknologi komputer sendiri sesungguhnya bersifat netral. Pengaruh positif atau negatif yang bisa muncul dari alat ini tentu saja lebih banyak tergantung dari pemanfaatannya. Bila anak-anak dibiarkan menggunakan komputer secara sembarangan, pengaruhnya bisa jadi negatif. Sebaliknya, komputer akan memberikan pengaruh positif bila digunakan dengan bijaksana, yaitu membantu pengembangan intelektual dan motorik anak.Pengaruh negatif lain, adalah terbukanya akses negatif anak dari penggunaan internet. Mampu mengakses internet sesungguhnya merupakan suatu awal yang baik bagi pengembangan wawasan anak. Sayangnya, anak juga terancam dengan banyaknya informasi buruk yang membanjiri internet.Melalui internetlah berbagai materi bermuatan seks, kekerasan, dan lain-lain dijajakan secara terbuka dan tanpa penghalang. Nina mengungkapkan sebuah studi yang menunjukkan bahwa satu dari 12 anak di Canada sering menerima pesan yang berisi muatan seks, tawaran seks, saat tengah berselancar di internet.
Demi mencegah dampak negatifnya,
ada beberapa hal yang harus dilakukan orangtua.Pertama, orangtualah yang
seharusnya mengenalkan internet pada anak, bukan orang lain. Mengenalkan
internet berarti pula mengenalkan manfaatnya dan tujuan penggunaan internet.
Karena itu, orangtua terlebih dahulu harus ‘melek’ media dan tidak gatek. Kedua,
gunakan software yang dirancang khusus untuk melindungi ‘kesehatan’ anak.
Peran
penting orangtua menimbang untung ruginya mengenalkan komputer pada
anak, pada akhirnya memang amat tergantung pada kesiapan orangtua dalam
mengenalkan dan mengawasi anak saat bermain komputer. Karenanya, kepada semua
orangtua, kembali mengingatkan peran penting mereka dalam pemanfaatan
komputer bagi anak.Pertama, berikan kesempatan pada anak untuk belajar dan
berinteraksi dengan komputer sejak dini. Apalagi mengingat penggunaan
komputer adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari pada saat ini dan masa yang
akan datang.Kedua, perhatikan bahwa komputer juga punya efek-efek tertentu,
termasuk pada fisik seseorang. Karena perhatikan juga masalah tata ruang dan
pencahayaan. Cahaya yang terlalu terang dan jarak pandangan terlalu dekat
dapat mengganggu indera penglihatan anak.Ketiga, pilihlah perangkat lunak
tertentu yang memang ditujukan untuk anak-anak. Sekalipun yang dipilih
merupakan program edutainment ataupun games, sesuaikan selalu dengan usia dan
kemampuan anak.Keempat, perhatikan keamanan anak saat bermain komputer dari
bahaya listrik. Jangan sampai terjadi konsleting atau kemungkinan kesetrum
terkena bagian tertentu dari badan Central Processing Unit (CPU)
komputer.Kelima, carikan anak meja atau kursi yang ergonomis (sesuai dengan
bentuk dan ukuran tubuh anak), yang nyaman bagi anak sehingga anak dapat
memakainya dengan mudah. Jangan sampai mousenya terlalu tinggi, atau kepala
harus mendongak yang dapat menyebabkan kelelahan. Alat kerja yang tidak
ergonomis juga tidak baik bagi anatomi anak untuk jangka panjang. Keenam,
bermain komputer bukan satu-satunya kegiatan bagi anak. Jangan sampai anak
kehilangan kegiatan yang bersifat sosial bersama teman-teman karena terlalu
asik bermain komputer.
|
Langganan:
Postingan (Atom)